
Kotamobagu, 09 Juni 2025 — Suasana Jalan Raya Mongkonai pagi ini berbeda dari biasanya. Puluhan pelajar berseragam putih abu-abu tampak bersemangat mengangkat poster, menyuarakan pesan lingkungan dengan semangat yang membara. Mereka bukan berdemo, melainkan menggelar kampanye kreatif bertajuk “Kelola Sampahmu dengan benar”
Aksi inspiratif ini dilakukan oleh siswa-siswi Madrasah aliyah negeri (MAN) 1 Kotamobagu, Dalam kampanye ini, para siswa mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengolahan sampah, mulai dari hal sederhana: memilah sampah dari rumah, mengurangi pengunaan plastik, serta memanfaatkan barang bekas.
Dengan membawa poster-poster kreatif bertuliskan “Pisahkan Sampahmu, Mulai Hari Ini!”, “Ayo kelola sampahmu dengan benar!”, hingga “Daur Ulang Itu Keren!”, para siswa tidak hanya berdiri diam. Mereka membagikan selembaran poster edukatif, menjelaskan cara memilah sampah organik dan anorganik, membagikan tips praktis pengelolaan sampah, seperti membawa tas belanjaan dari rumah, memanfaatkan barang bekas, dan membuat kompos dari sampah organik, yang sukses mencuri perhatian warga.

Selain menggelar kampanye di jalanan, siswa MAN 1 Kotamobagu juga menerapkan pendekatan door to door untuk menyampaikan pesan lingkungan secara langsung. Melalui dialog hangat dengan warga, mereka menyampaikan informasi penting seputar pengelolaan sampah. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman masyarakat, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi para siswa.
“Kalau bukan kita yang jaga bumi, siapa lagi? Kita harus mulai dari diri sendiri, cukup mulai dari buang sampah pada tempatnya dan belajar memilah,” kata Arsyad Pakoba, Ketua Kelas yang memimpin jalannya aksi.
Kampanye ini mendorong pelajar untuk tidak hanya memahami teori tentang pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Masyarakat Desa Mongkonai memberikan respon positif terhadap kegiatan tersebut. Banyak pengendara motor yang berhenti sejenak untuk membaca poster atau mengambil selebaran. Tak sedikit dari mereka yang menilai bahwa cara para siswa menyampaikan pesan terasa dekat, sederhana, dan mudah dipahami, sehingga lebih menyentuh di hati.
Kampanye pengelolaan sampah ini diharapkan tidak berhenti di Desa Mongkonai saja. Lebih dari sekadar kegiatan sesaat, semangat memilah dan mengolah sampah dengan bijak diharapkan bisa menular ke desa-desa lain, hingga akhirnya menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Aksi para siswa MAN 1 Kotamobagu menjadi titik terang di tengah tantangan pengelolaan sampah di masyarakat. Mereka bukan hanya generasi penerus, tetapi juga pemimpin masa depan yang sudah memulai langkahnya hari ini — langkah kecil yang jika terus dijalankan, bisa mengubah dunia.
Reporter : Murni Meilani Adzka Mokobombang
Kampanye yang sangat bermanfaat,
Dan perlu ditingkatkan lagi sehingga
Lebih luas persebarannya sampai ke desa desa dan perkotaan sekian terima kasih